Badai Cedera Inggris dan Penolakan Ferdinand

AppId is over the quota
Timnas Inggris (REUTERS/Nigel Roddis)VIVAbola – Timnas Inggris dihadapkan masalah serius jelang menghadapi Pra Piala Dunia 2014 melawan San Marino dan Montenegro. Penolakan Rio Ferdinand membuat Roy Hodgson dipusingkan dengan lini belakang The Three Lions.

Hodgson “menjilat ludah sendiri” dengan keputusannya untuk kembali memanggil Ferdinand. Padahal sebelumnya, mantan pelatih Liverpool itu sempat mengatakan karier Ferdinand bersama timnas Inggris sudah berakhir.

Perseteruan Ferdinand dengan Hodgson bermula ketika jelang Piala Eropa 2012. Hodgson mencoret nama Ferdinand skuad Inggris di putaran final Piala Eropa 2012, dengan alasan untuk menghindari konflik dengan John Terry. Bahkan ketika Gary Cahill mengalami cedera, Hodgson lebih memilih Martin Kelly yang baru bermain dua menit untuk timnas Inggris.

Jelang menghadapi San Marino dan Montenegro, pada 22 dan 26 Maret 2013, Hodgson “menjilat ludah sendiri” ketika memanggil Ferdinand. Hal itu dilakukannya menyusul cedera yang dialami bek Tottenham Hotspur, Michael Dawson, Phil Jagielka dan Gary Cahill.

Meskipun sudah memanggil Steven Caulker (Tottenham) dan Steven Taylor (Newcastle), keduanya masih sangat minim pertandingan internasional. Bahkan Taylor belum pernah bermain untuk timnas Inggris. Sementara itu Joleon Lescott dan Chris Smalling tidak sedang dalam performa terbaik.

Sayang, rayuan Hodgson untuk memanggil kembali Ferdinand tidak berhasil. Dengan dalih dalam proses terapi pemulihan cedera punggung, Ferdinand memutuskan untuk mundur dari skuad Inggris. Meski memiliki alasan yang jelas, sejumlah pihak menganggap keputusan Ferdinand untuk mundur adalah bentuk balas dendamnya pada Piala Eropa 2012.

Dukungan untuk Rio

Meski dianggap sudah menolak panggilan memperkuat timnas Inggris, Ferdinand tetap mendapat dukungan. Salah satu dukungan datang dari mantan kapten Liverpool, Jamie Redknapp. Mantan gelandang timnas Inggris itu menilai keputusan Ferdinand untuk mundur sudah tepat.

“Saya sudah kenyang dengan masalah cedera saat memperkuat timnas. Fans Liverpool bahkan sampai mengirim surat yang isinya meminta saya pensiun dari timnas dan lebih mementingkan klub yang telah membayar saya,” ujar Redknapp.

“Saya paham dengan keinginan mereka, tapi saya lebih mengedepankan jiwa patriotik saat itu. Terakhir saya tampil di timnas saat menghadapi Skotlandia pada kualifikasi Euro 2000 dan usai pertandingan tersebut saya absen hampir satu musim. Tidak ada satu orang pun yang peduli dengan kondisi saya, termasuk FA,” lanjutnya.

Dukungan juga datang dari gelandang Chelsea, Frank Lampard, yang meminta fans Inggris untuk tidak mempertanyakan jiwa patriotik Ferdinand. Lampard yakin bek 34 tahun itu akan kembali memperkuat tim St George’s Cross.

“Jiwa patriotik Rio tidak akan berubah dalam satu malam. Rio akan terus menampilkan sepakbola yang bagus, baik untuk MU dan Inggris,” tegas Lampard.

Carrick Jadi Bek

Segala upaya dipikirkan Hodgson untuk mengatasi badai cedera di lini belakang. Bahkan, The Sun melansir Hodgson sedang mempertimbangkan untuk memainkan gelandang MU, Michael Carrick, sebagai bek tengah untuk menghadapi San Marino.

Carrick memang memiliki posisi asli sebagai gelandang bertahan. Namun, mantan pemain Tottenham pernah beberapa kali bermain sebagai bek tengah ketika MU mengalami krisis pemain belakang. Tercatat, Carrick sudah tiga kali bermain sebagai bek tengah musim ini, termasuk ketika melawan Everton dan Fulham.

“Carrick selalu bisa bermain di belakang sana, jika di pertandingan kami mendapat penguasaan bola lebih banyak daripada lawan,” papar Hodgson.

Namun, ada satu pemain Inggris yang tidak setuju jika Hodgson memainkan Carrick sebagai bek tengah, yakni James Milner. Pemain Manchester City itu menilai Hodgson seharusnya memberi kepercayaan kepada Lescott dan Taylor.

“Kami punya skuad yang kuat. Kapanpun Lescott harus bermain, dia selalu siap. Saya setiap hari melihat dia di ManCity. Taylor juga pantas mendapatkan kesempatan, saya tahu dia ketika masih bermain di Newcastle,” ujar Milner.

Prancis Krisis Pemain

Situasi yang sama juga dihadapi Prancis. Prancis tidak bisa memainkan Yohan Cabaye, Jeremy Menez dan Franck Ribery karena cedera. Padahal Prancis dihadapkan dua pertandingan penting di Pra Piala Dunia 2014. Setelah melawan Georgia pada 22 Maret, Les Blues akan menghadapi juara bertahan Piala Dunia Spanyol di Stade de France empat hari kemudian.

Namun, bukan cedera yang paling ditakutkan pelatih Didier Deschamps. Mantan pelatih AS Monaco dan Juventus itu lebih takut jika tiga pemainnya mendapat kartu kuning ketika melawan Georgia, yakni Maxime Gonalons, Blaise Matuidi dan bek tengah Laurent Koscielny.

Jika ketiganya mendapat kartu kuning saat melawan Georgia, maka mereka tidak bisa tampil ketika melawan Spanyol. “Saya harus hati-hati, karena tiga pemain saya bisa tidak tampil melawan Spanyol jika mendapat kartu kuning,” ucap Deschamps.

View the original article here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: