Peneliti India Ungkap Teka Teki Seks Oral Kelelawar

VIVAnews – Tim peneliti di India menemukan perilaku seks unik dari sebuah kelelawar. Teka teki kenapa kelelawar jantan melakukan seks oral kepada kelelawar betina terjawab sudah. Menurut peneliti, tujuannya agar hubungan seks berlangsung lebih lama.

Temuan tersebut sesuai dengan studi sebelumnya yang mengungkapkan kelelawar betina melakukan seks oral pada kelelawar jantan.

Dilansir Live Science, 4 April 2013, para peneliti menganalisis koloni sekitar 420 kelelawar raksasa jenis Pteropus giganteus, yang bersarang di sebuah pohon desa di perkampungan Nallachampatti, India Selatan.

Selama 13 bulan, dengan memanfaatkan teropong dan kamera video, peneliti menyaksikan 57 aktivitas seks, baik seks oral maupun seks biasa.

“Selain manusia, kelelawar juga menunjukkan seks oral sebagai perilaku cumbu,” kata Ganapathy Marimuthu, seorang peneliti kelelawar di Madurai Kamaraj University, India.

Hubungan seks kelelawar terungkap. Diawali dengan kelelawar jantan yang ereksi sebelum mendekati sang betina. Kemudian saat sang jantan merangsang dengan sayapnya, sang betina berpindah tempat, sang jantan pun mengikutinya.

Saat betina berhenti bergerak, kelelawar jantan mulai menjilati vagina betina (cunnilingus). Proses “pemanasan” ini, kata peneliti, membantu membangkitkan rangsangan dan melumasi kelelawar betina.

Peneliti mengungkapkan, proses cunnilingus biasanya berlangsung sekitar 50 detik. Selanjutnya, kelelawar laki-laki menunggangi betina selama 10 sampai 20 detik, dan kemudian kembali melakukan cunnilingus selama 94-188 detik.

Dari proses itu, peneliti menemukan semakin lama proses seks oral, maka waktu kawin semakin panjang.

“Ada kemungkinan bahwa kawin yang lama memungkinkan mobilitas sperma yang memperbesar kemungkinan pembuahan,” kata Marimuthu.

Uniknya, terungkap juga bahwa seks oral kelelawar jantan bertujuan untuk membersihkan sperma dari kelelawar jantan lain.

“Dalam konteks ini, cunnilingus akan menjadi adaptasi yang salah setelah kawin, karena ada risiko mengeluarkan sperma kelelawar jantan sendiri,” tulis para peneliti.

Marimuthu menegaskan, spesies kelelawar yang melakukan seks oral antara jantan kepada betina dan sebaliknya, adalah kelelawar buah. Tapi, menurutnya, tidak menutup kemungkinan spesies kelelawar lain juga berperilaku serupa.

Penelitian yang dilakukan oleh Marimuthu dan Jayabalan Maruthupandian, yang juga dari Madurai Kamaraj University ini telah dirinci dalam jurnal Online PLoS ONE edisi 28 Maret. (ren)

View the original article here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: